Langsung ke konten utama

Makalah ilustrasi Metode Penyusutan dan dampaknya bagi laporan laba rugi dalam Analisis Laporan Keuangan

Makalah
Analisis Laporan Keuangan
“Ilustrasi Metode Penyusutan dan Dampaknya Bagi Laporan Laba Rugi”

DISUSUN OLEH :
Rambo Prima
165310795
DOSEN PENGAMPU :
DIAN SAPUTRA, SE., M.Acc., Ak.CA


JURUSAN AKUNTANSI S1
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
2018

Metode Penyusutan Aktiva Tetap
Pola penggunaan aktiva berpengaruh terhadap tingkat keausan aktiva, yang mana untuk mengakomodasi situasi ini biasanya dipergunakan metode penyusutan yang paling sesuai. Berikut ini adalah beberapa metode penyusutan aktiva tetap.
Metode Penyusutan Garis Lurus (Straight Line Method)
Metode penyusutan garis lurus (straight-line) mengalokasi biaya aset pada masa manfaat berdasarkan beban periodik yang sama. Metode penyusutan ini dimana beban penyusutan aktiva tetap per tahunnya sama hingga akhir umum ekonomis aktiva tetap tersebut. Metode ini termasuk yang paling luas dipakai.
Contoh soal :
Pada tanggal 15 April 2012 dibeli sebuah mesin dengan harga perolehan 40.000.000 Usia kegunaan mesin tersebut ditaksir selama 4 tahun dan nilai residu  4.000.000 .
Penyusutan per tahun  =
Harga Perolehan - nilai residu


Taksiran Umur Ekonomis




Penyusutan per tahun  =
Rp. 40.000.000 - Rp. 4.000.000


4




Penyusutan per tahun  =
Rp. 36.000.000


4




Penyusutan per tahun  =
Rp. 9.000.000


Tahun
Biaya Penyusutan
Akumulasi Penyusutan
Nilai Buku




Rp. 40.000.000

1
Rp.  9.000.000
Rp.   9.000.000
Rp. 31.000.000

2
Rp.  9.000.000
Rp. 18.000.000
Rp. 13.000.000

3
Rp.  9.000.000
Rp. 27.000.000
Rp. 14.000.000

4
Rp.  9.000.000
Rp. 36.000.000
Rp. 22.000.000


Rp.36.000.000






Metode Penyusutan Saldo Menurun ( Declining Balance Method)
Metode ini juga merupakan metode penurunan beban penyusutan yang menggunakan tingkat penyusutan (diekspresikan dalam presentase) yang merupakan perkalian dari metode garis lurus. Tingkat penyusutan metode ini selalu tetap dan diaplikasikan untuk mengurangi nilai buku pada setiap akhir tahun. Tidak seperti metode lain,  dalam metode saldo menurun, nilai sisa tidak dikurangkan dari harga perolehan dalam menghitung nilai yang dapat disusutkan.
Contoh soal :
PT. Andika membeli  suatu aktiva pada awal tahun seharga Rp.  40.000.000 dengan nilai sisa Rp. 4.000.000 dan perkiraan umur ekonomisnya adalah 4 tahun.
Tarif Penyusutan  =
100%
  X     2


Umur Manfaat






Tarif Penyusutan  =
100%
  X     2


4






Tarif Penyusutan  =
25%
  X     2





Tarif Penyusutan  =
50%



Penyusutan per tahun dapat dihitung dengan cara sebagai berikut :
Tahun
Harga Perolehan
Akumulasi Penyusutan Awal
Nilai Buku Awal
Tarif
Penyusutan Per Tahun
Nilai Buku Akhir

1
Rp. 40.000.000
0
Rp. 40.000.000
50%
Rp. 20.000.000
Rp. 20.000.000

2
Rp. 40.000.000
Rp. 20.000.000
Rp. 20.000.000
50%
Rp. 10.000.000
Rp. 10.000.000

3
Rp. 40.000.000
Rp. 30.000.000
Rp. 10.000.000
50%
Rp.   5.000.000
Rp.   5.000.000

4
Rp. 40.000.000
Rp. 35.000.000
Rp.  5.000.000
50%
Rp.   2.500.000
Rp.   2.500.000






Rp.   1.000.000     Rp.    4.000.000


Pada metode ini aktiva tetap tidak boleh disusutkan dibawah taksiran nilai rersidu.
Dari contoh diatas setelah dilakukan perhitungan penyusutan sampai dengan akhir umur ternyata nilai buku yang tersisa hanya sebesar Rp. 2.500.000,- sedangkan taksiran nilai residu yang ditetapkan sebesar Rp. 4.000.000,- .
`Oleh karena itu agar nilai buku akhir dari mesin sama dengan taksiran nilai residu, maka penyusutan tahun ke 4 harus dikurangi sebesar Rp. 4.000.000 - Rp. 2.500.000 = Rp. 1.500.000,- dengan demikian besarnya penyusutan tahun ke 4 sebesar Rp. 2.500.000 – Rp. 1.500.000 = Rp. 1.000.000
Metode Unit Produksi ( Product Unit Method )
Metode ini digunakan untuk mengalokasikan beban penyusutan berdasarkan pada proporsi penggunaaan aktiva yang sebenarnya. Metode penyusutan ini menggunakan hasil produksi sebagai dasar pengalokasian beban penyusutan untuk tiap periode.
Contoh soal ilustrasi :
Telah dibeli suatu aktiva pada awal tahun seharga Rp. 40.000.000 dengan nilai sisa Rp.4.000.000 dan ditaksir mempunyai kapasitas produksi sebesar 200.000 unit.
Tarif Penyusutan persatuan hasil (unit)    =
Harga Perolehan -Taksiran nilai residu


Taksiran jumlah unit yang di produksi




        Tarif Penyusutan persatuan hasil (unit)        =
Rp. 40.000.000 - Rp. 4.000.000


200.000




       Tarif Penyusutan persatuan hasil (unit)         =
         Rp. 180


Akhir Tahun
Unit Produksi
Beban Penyusutan
Akumulasi Penyusutan
Nilai Buku





40.000.000

1
48.000
48.000 X 180  =  8.640.000
  8.640.000
31.360.000

2
30.000
30.000 X 180 =   5.400.000
14.040.000
25.960.000

3
57.000
57.000 X 180 = 10.260.000
24.300.000
15.700.000

4
20.000
20.000 X 180 =   3.600.000
27.900.000
12.100.000

5
45.000
45.000 X 180 =   8.100.000
36.000.000
  4.000.000





Dapat disimpulkan bahwa metode yang baik digunakan yaitu metode garis lurus dimana penyusutan tetap tiap tahun nya dan dapat disimpulkan bahwa metode yang baik dilaporakan pada laba rugi yaitu metode garis lurus dan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap laba rugi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Variasi Strategi dalam Mata Kuliah Manajemen Strategi

MANAJEMEN STRATEGI Dosen : Dr.Kasman Arifin, SE.,MM.,Ak.,CA Di susun oleh : RAMBO PRIMA 165310795 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM RIAU T.A 2019 KATA PENGANTAR Puji syukur kami serahkan kepada Allah Swt yang telah mengutus Rasul – rasul Nya, karena berkat rahmat dari-NYA kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul “VARIASI STRATEGI” dengan baik. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang apa yang saya sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.         Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen yang telah memberikan bekal ilmu dan membimbing  saya dalam mata kuliah Manajemen Strategik .         Kami  menyadari bahwa tulisan ini jauh dari kesempurnaan, karena itu tanggapan dan bimbingan dari dosen khususnya, dari para pembaca umumnya sangat kami harapkan demi kesempurnaan tulisan ini di masa yang akan datang. Atas semua tanggapan dan bimbingan yang ikhlas terlebih dahu...

Makalah Aspek Finansial dalam Studi Kelayakan Bisnis terlengkap

MAKALAH ANALISIS FINANSIAL DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS DOSEN PENGAMPU : MUHAMMAD FAHDI, S.E,M.AK Nama Kelompok : 1. Dwi Hadi Prasetyo 165310914 2. Eko Suwarno 165310405 3. Rambo Prima 165310795 4. Sanjaya Hutagaol 165310497 AKUNTANSI S1 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM RIAU 2020 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penilaian terhadap aspek-aspek sangat penting untuk dilakukan dalam perencanaan bisnis yang menyangkut dan berhubungan langsung dengan investasi tersebut, keputusan untuk melakukan investasi yang menyangkut sejumlah besar dana dengan harapan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang, seringkali berdampak besar bagi kelangsungan hidup perusahaan. Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi salah satu syarat terpenting adalah mengkaji aspek finansial dan ekonomi. Maka dari itu kami bermaksud menyusun makalah ini dengan harapan menambah pengetahuan kami terhadap aspek finasial (keuangan) dalam studi kelayakan bisnis. Perumusan Masalah Dari urai...