Langsung ke konten utama

Makalah tentang Konsep Anggaran Mata kuliah Penganggaran Bisnis

MAKALAH PENGANGGARAN BISNIS
“Konsep Anggaran”

DOSEN: ALFURKINANTI, SE., M.Si., AK.,CA

 

     NAMA KELOMPOK:
RAMBO PRIMA (165310796)



       PRODI AKUNTANSI (S1)
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Allah SWT. Akhirnya makalah ini dapat kami selesaikan tepat waktu dan dengan kerja keras yang tak luput dari bagian usaha kami. Mengingat kegiatan kami sebagai mahasiswa dan berangkat dari hal itulah kami tetap ingin menyelesaikan makalah ini dengan baik, sesuai prosedur yang telah diberikan dan sebisa mungkin untuk memenuhi target.
Sehubungan dengan selesainya makalah ini kami minta maaf sebesar-besarnya terhadap teman-teman mahasiswa/i semester 5 prodi Akuntansi (S1) dan pembimbing kami di mata kuliah ini, pasti akan banyak sekali ditemukan kekurangan atau kesalahan dari apa yang telah kami sajikan kali ini. Kritik dan saran teman-teman dan pembimbing akan sangat bermanfaat bagi kami yang tentunya kami ambil sebagai pelajaran awal dari semuanya untuk menjadi insan berpendidikan yang selalu ingin lebih baik dari hari kemarin.





Pekanbaru, 8 September  2019

Penulis



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................ i
DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii

BAB I  PENDAHULUAN
Latar Belakang.............................................................................................. 1
Rumusan Masalah......................................................................................... 1
Tujuan........................................................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Penganggaran............................................................................... 2
Ciri Ciri Anggaran…...................................................................................... 2
2.3 Fungsi Anggaran 3-5
2.4 Jenis Anggaran........................................................................................... 5-6
2.5 Faktor yang Mempengaruhi Anggaran........................................................ 6-7

BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan.................................................................................................... 8
3.2 Saran.............................................................................................................. 8

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................. iii







BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah

Anggaran merupakan elemen sistem pengendalian manajemen yang berfungsi sebagai alat perencanaan dan pengendalian agar manajer dapat melaksanakan kegiatan organisasi secara lebih efektif dan efisien. Anggaran pada sektor publik terkait dengan proses penentuan jumlah alokasi dana untuk tiap-tiap program dan aktivitas dalam satuan moneter yang menggunakan dana milik rakyat. Hal inilah yang menjadi perbedaan dengan anggaran sektor swasta karena tidak berhubungan dengan pengalokasian dana dari masyarakat. Pada sektor publik pendanaan organisasi berasal dari pajak dan retribusi, laba perusahaan milik daerah atau negara, pinjaman pemerintah berupa hutang luar negeri, dan obligasi pemerintah, serta sumber dana lain yang sah dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan.
Anggaran digunakan oleh manajer tingkat atas sebagai suatu alat untuk melaksanakan tujuan-tujuan organisasi kedalam dimensi kuantitatif dan waktu, serta mengkomunikasikannya kepada manajer-manajer tingkat bawah sebagai rencana kerja jangka pendek maupun jangka panjang. Sebagai alat perencanaan, anggaran merupakan rencana kegiatan yang terdiri dari sejumlah target yang akan dicapai oleh para manajer dalam melaksanakan serangkaian kegiatan tertentu pada masa yang akan datang. Faktor budaya organisasi dan komitmen organisasi kemungkinan menjadi faktor kondisional yang harus dipertimbangkan dalam rangka peningkatan efektivitas organisasi.

Rumusan Masalah
Apa yang dimaksud dengan anggaran ?
Apa saja ciri-ciri anggaran ?
Apa saja fungsi anggaran ?
Apa saja jenis-jenis anggaran ?
Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi anggaran ?


Tujuan
Mengetahui pengertian anggaran
Mengetahui ciri-ciri anggaran
Mengetahui fungsi anggaran
Mengetahui jenis-jenis anggaran
Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi anggaran

BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian Anggaran
Anggaran adalah rencana kegiatan perusahaan secara terperinci dalam satu tahun yang mencakup kegiatan operasional perusahaan dimana kegiatan tersebut saling berkaitan. Menurut M.Nafarin dalam bukunya “Penganggaran Perusahaan” (2004:12) mengemukakan bahwa “Anggaran adalah rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang untuk jangka waktu tertentu .”
Anggaran merupakan salah satu alat bantu bagi manajemen dalam melaksanakan fungsinya terutama dalam perencanaan dan pengendalian. Nilai suatu anggaran tergantung pada perencanaan dan dan pengendalian anggaran, apabila terjadi penyimpangan atas pelaksanaan anggaran dikarenakan terlalu tinggi dalam penetapannya, maka di perlukan cara untuk mengendalikannya yaitu dengan cara meninjau kembali hasil penetapan anggaran sebelumnya sehingga pada saat pelaksanaan dapat terwujud dengan baik serta dijadikan sebagai masukan bagi perusahaan dalam melaksanakan perencanaan dan pengendalian anggaran tersebut sehingga pada periode yang akan datang dapat dijadikan sebagai perbaikan yang positif.
Anggaran juga merupakan alat bantu bagi perusahaan dalam mencapai tujuan utamanya yaitu memperoleh laba dengan memproduksi barang/jasa untuk dijual kepada konsumen sehingga perusahaan memperoleh penghasilan yang optimal.

Ciri-ciri anggaran
Anggaran merupakan bagian yang penting untuk perencanaan efektif jangka pendek dan kontrol dalam organisasi. Penyelenggaraan anggaran biasanya meliputi waktu satu tahun dan menyatakan pemasukan dan pengeluaran selama satu tahun itu.
Anggaran mempunyai karakteristik sebagai berikut:
1. Anggaran memperkirakan keuntungan yang potensial dari unit perusahaan.
2. Dinyatakan dalam istilah moneter, walaupun jumlah moneter mungkin didukung      dengan jumlah non-moneter.
3. Biasanya meliputi waktu selama satu tahun.
4. Merupakan perjanjian manajemen, bahwa manajer setuju untuk bertanggung jawab untuk pencapaian tujuan dari anggaran.
5. Usulan anggaran diperiksa dan disetujui oleh pejabat yang lebih tinggi dari pembuatan anggaran.
6. Sekali disetujui, anggaran hanya dapat diubah dalam kondisi tertentu.
7. Secara berkala kinerja keuangan actual dibandingkan dengan anggaran dan perbedaannya dianalisis dan dijelaskan.

Fungsi anggaran
Menurut Mardiasmo dalam bukunya yang berjudul “akuntansi Sektor Publik” (2002:63) mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:
Anggaran sebagai alat perencanaan ( planning tool )
Anggaran merupakan alat perencanaan menajemen untuk mencapai tujuan organisasi. Anggaran sektor publik dibuat untuk merencanakan tindakan apa yang akan dilakukan oleh pemerintah, berapa baiaya yang dibutuhkan dan berapa hasil yang diperoleh dari belanja pemerintah tersebut.

Anggaran sebagai alat pengendalian ( control tool )
Anggaran digunakan untuk menghindari adanya spending, underspending dan salah sasaran (misappropriation) dalam pengalokasian anggaran pada bidang lain yang bukan merupakan prioritas. Anggaran merupakan alat untuk memonitor kondisi keuangan dan pelaksanaan operasional program atau kegiatan pemerintah.

Anggaran sebagai alat kebijakan fiskal ( fiskal tool)
Anggaran sebagai alat kebijakan fiskal pemerintah digunakan untuk menstabilkan ekonomi dan mendorong ekonomi. Memalui anggaran publik tersebut dapat diketahui arah kebijakan fiskal pemeritah, sehingga dapat dilakukan prediksi – prediksi dan estimasi ekonomi. Anggaran dapa digunakan untuk mendorong, memfasilitasi dan mengkoordinasikan kegiatan ekonomi masyarakat sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Anggaran sebagai alat politik ( political tool )
Anggaran digunakan untuk memutuskan prioritas – prioritas dan kebutuhan keuangan terhadap prioritas tersebut. Anggaran merupakan dokumen politik sebagai bentuk komitmen eksekutif dan kesepakatan legislatif atas penggunaan dana publik untuk kepentingan tertentu. Anggaran bukan sekedar masalah tekis akan tetapi lebih merupakan alat politik . oleh karena itu, pembuatan anggaran publik membutuhkan political skill , coalition building, keahlian bernegosiasi dan pemahaman tentang prinsip menajemen keuangan publik oleh para menajer publik.

Anggaran sebagai alat koordinasi dan komunikasi (coordination and communication tool)
Setiap unit kerjaa pemerintahan terlibat dalm proses penyusunan anggaran. Anggaran publik yng disusun dengan baik akan mampu mendeteksi terjadinya inkonsistensi suatu unit kerja dalam pencapaian tujuan organisasi. Anggaran harus dikomunikasikan ke seluruh bagian organisasi untuk dilaksanakan.


Anggaran sebagai alat penilaian kinerja (performance measurement tool )
Anggaran merupakan wujud komitmen dari budget holder (eksekutif) kepada pemberi wewenang (legislatif). Kinerja eksekutif akan dinilai berdasarkan pencapaian target anggaran dan efisiensi pelaksanaan anggaran. Anggaran merupakan alat yang efektif untuk pengendalian dan penilaian kinerja.

Anggaran sebagai alat motivasi (motivation tool)
Anggaran dapat digunakan sebagai alat untuk memotivasi manajer dan stafnya agar bekerja secara ekonomis, efektif, dan efisien dalam mencapai terget dan tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Agar dapat memotivasi pegawai, anggaran hendaknya bersifat challenging but attainable atau demanding but achievable. Maksudnya adalah target anggaran hendaknya jangan terlalu tinggi sehingga tidak dapat dipenenuhi, namun juga jangan terlalu rendah sehingga terlalu mudah untuk dicapai.

Anggaran sebagai alat untuk menciptakan ruang publik (public sphere)
Anggaran publik tidak boleh diabaikan oleh kabinet, birokrat, dan DPR/DPRD. Masyarakat LSM, perguruan tinggi, dan berbagai organisasi kemasyarakatan harus terlibat dalam proses penganggaran publik. Kelompok masyarakat yang terorganisasi akan mencoba mempengaruhi anggaran pemerintah untuk kepentingan mereka. Kelompok lain dari masyarakat yang kurang terorganisasi akan mempercayakan aspirasinya melalui proses politik yang ada. Pengangguran, tuna wisma dan kelompok lain yang tak terorganisasi akan dengan mudah dan tidak berdaya bmengikuti tindakan pemerintah. Jika tidak ada alat untuk menyampaikan suara mereka, maka mereka akan  mengambil tindakan dengan jalan lain seperti dengan tindakan massa, melakukan boikot, vandalisme, dan sebagainya.

Sedangkan menurut Sonny Sumarsono dalam bukunya “Manajemen Keuangan     Pemerintahan” (2010:79-80) anggaran memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:
Fungsi Otorisasi
Fungsi ini mengandung arti bahwa anggaran negara menjadi dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun bersangkutan. Dengan demikian pembelanjaan atau pendapatan dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyar.
Fungsi Perencanaan
Anggaran negara dapat menjadi pedoman bagi negarauntuk merencanakan kegiatan pada tahun tersebut. Bila suatu pembelanjaan telah direncanakan sebelumnya, maka negara dapat membuat rencana-rencana untuk mendukung pembelanjaan tersebut.
Fungsi Pengawasan
Anggaran negara harus menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintah negara sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Fungsi alokasi
Anggaran negara harus diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas perekonomian.
Fungsi Distribusi
Kebijakan anggaran negara harus memperhatikan rasa keadilan dan kepatuhan.
Fungsi Stabilisasi
Anggaran menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental.
Jenis-jenis Anggaran
Menurut M. Narafin dalam bukunya “Penganggaran Perusahaan”(2000:17-20) mengemukakan bahwa anggaran dapat di kelompokkan dalam beberapa sudut pandang, yaitu :
Menurut dasar penyusunan
Anggaran Variabel
Anggaran variabel adalah anggaran yang disusun berdasarkan interval kapasitas tertentu dan pada intinya merupakan seri anggaran yang dapat disesuaikan pada tingkat aktivitas (kegiatan) yang berbeda.
Anggaran Tetap
Anggaran tetap adalah anggaran yang di susun berdasarkan suatu tingkat kapasitas tertentu. Anggaran tetap disebut juga dengan anggaran statis.
Menurut cara penyusunan
Anggaran Periodik
Anggaran periodik adalah anggaran yang disusun untuk satu periode tertentu  umumnya satu tahun yang disusun setiap akhir periode anggaran.
Anggaran Kontinuitas
Anggaran kontinuitas adalah anggaran yang dibuat untuk memperbaiki anggaran yang telah dibuat.
Menurut jangka waktu
Anggaran jangka pendek (Anggaran Taktis)
Anggaran jangka pendek adalah anggaran yang dibuat dengan jangka waktu paling lama sampai 1 tahun.
Anggaran jangka panjang (Anggaran Strategis)
Anggaran jangka panjang adalah anggaran yang dibuat dengan jangka waktu lebih dari 1 tahun.
Menurut bidangnya
Anggaran Operasional
Anggaran operasional adalah anggaran untuk menyusun anggaran laba rugi.
Anggaran Keuangan
Anggaran keuangan adalah anggaran untuk menyusun anggaran neraca.
Menurut kemampuan menyusun
Anggaran Komprehensif
Anggaran komprehensif adalah rangkaian dari berbagai macam anggaran yang disusun secara lengkap.
Anggaran Parsial
Anggaran parsial adalah  anggaran yang disusun tidak secara lengkap, anggaran yang hanya menyusun bagian anggaran tertentu saja.
Menurut fungsinya
Anggaran Opropriasi
Anggaran opropriasi adalah anggaran yang dibentuk bagi tujuan tertentu dan tidak boleh digunakan untuk tujuan lain.
Anggaran Kinerja
Anggaran kinerja adalah anggaran yang disusun berdasarkan fungsi kegiatan yang dilakukan dalam organisasi.

Faktor-faktor yang memengaruhi anggaran
Sangat penting mengetahui faktor yang mempengaruhi penyusunan anggaran agar bisa meminimalisir resiko yang mungkin terjadi. Berikut adalah faktor yang mempengaruhi penyusunan anggaran:
Faktor internal
Data penjualan pada tahun-tahun yang llau
Kebijaksanaan perusahaan yang berhubungan dengan masalah harga jual, syarat pembayaran yang dijual, dsb.
Kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan
Tenaga kerja, modal kerja dan fasilitas-fasilitas yang dimiliki perusahaan


Faktor eksternal
Keadaan persaingan
Tingkat pertumbuhan penduduk
Tingkat penghasilan masyarakat
Berdasarkan penjelasan secara keseluruhan, hal terpenting yang harus kita ketahui mengenai anggaran yaitu anggaran memiliki keterbatasan-keterbatasan seperti yang dikemukakan oleh Ellen Christina, dkk (2002:19) yaitu:
Dalam penyusunan anggaran, penaksiran yang dipakai belum tentu dengan keadaan yang sebenarnya.
Seringkali keadaan yang digunakan sebagai dasar penyusunan anggaran mengalami perkembangan yang jauh berbeda daripada yang direncanakan.
Karena penyusunan anggaran melibatkan banyak pihak, maka secara potensial dapat menimbulkan persoalan-persoalan hubungan lerja yang dapat menghambat proses pelaksanaan anggaran.
Penganggarah tidak dapat terlepas dari penilaian subjektif pembuat kebijakan terutama pada saat data dan informasi tidak lengkap dan tidak cukup.





















BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Suatu anggaran adalah suatu rencana keuangan periodic yang disusun bedasarkan program-program yang telah disahkan, bisa juga diartikan anggaran adalah rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang dalam jangka waktu tertentu. Pada hakikatnya suatu anggaran itu merupakan bagian yang sangat penting untuk  perencanaan efektif jangka pendek dan control dalam organisasi. Dengan adanya suatu anggaran maka setiap perusahaan dapat mengestimasikan kinerja yang hendak di capai selama jangka waktu tertentu yang dinyatakan dalam ukuran keuangan,mengidentifikasi sumber daya dan komitmen, dan pengangaran berperan penting dalam perencanaan, pengendalian, dan untuk pembuatan serta pengambilan keputusan.

Saran
Anggaran merupakan rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang dalam jangka waktu tertentu. Penyusunan anggaran harus disusun dengan sebaik mungkin. Anggaran yang tepat akan membuat perusahaan dapat mengestimasikan kinerja yang hendak di capai.

















DAFTAR PUSTAKA

https://idiotsbrainn.blogspot.com/2017/04/makalah-penganggaran.html

http://myoretoret.blogspot.com/2012/04/konsep-anggaran.html

http://riskymahira.blogspot.com/2013/11/konsep-anggaran.html

https://makalah-xyz.blogspot.com/2017/03/pengertian-dan-konsep.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Variasi Strategi dalam Mata Kuliah Manajemen Strategi

MANAJEMEN STRATEGI Dosen : Dr.Kasman Arifin, SE.,MM.,Ak.,CA Di susun oleh : RAMBO PRIMA 165310795 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM RIAU T.A 2019 KATA PENGANTAR Puji syukur kami serahkan kepada Allah Swt yang telah mengutus Rasul – rasul Nya, karena berkat rahmat dari-NYA kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul “VARIASI STRATEGI” dengan baik. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang apa yang saya sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.         Kami mengucapkan terima kasih kepada dosen yang telah memberikan bekal ilmu dan membimbing  saya dalam mata kuliah Manajemen Strategik .         Kami  menyadari bahwa tulisan ini jauh dari kesempurnaan, karena itu tanggapan dan bimbingan dari dosen khususnya, dari para pembaca umumnya sangat kami harapkan demi kesempurnaan tulisan ini di masa yang akan datang. Atas semua tanggapan dan bimbingan yang ikhlas terlebih dahu...

Makalah Aspek Finansial dalam Studi Kelayakan Bisnis terlengkap

MAKALAH ANALISIS FINANSIAL DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS DOSEN PENGAMPU : MUHAMMAD FAHDI, S.E,M.AK Nama Kelompok : 1. Dwi Hadi Prasetyo 165310914 2. Eko Suwarno 165310405 3. Rambo Prima 165310795 4. Sanjaya Hutagaol 165310497 AKUNTANSI S1 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM RIAU 2020 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penilaian terhadap aspek-aspek sangat penting untuk dilakukan dalam perencanaan bisnis yang menyangkut dan berhubungan langsung dengan investasi tersebut, keputusan untuk melakukan investasi yang menyangkut sejumlah besar dana dengan harapan mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang, seringkali berdampak besar bagi kelangsungan hidup perusahaan. Oleh karena itu, sebelum melakukan investasi salah satu syarat terpenting adalah mengkaji aspek finansial dan ekonomi. Maka dari itu kami bermaksud menyusun makalah ini dengan harapan menambah pengetahuan kami terhadap aspek finasial (keuangan) dalam studi kelayakan bisnis. Perumusan Masalah Dari urai...

Makalah ilustrasi Metode Penyusutan dan dampaknya bagi laporan laba rugi dalam Analisis Laporan Keuangan

Makalah Analisis Laporan Keuangan “Ilustrasi Metode Penyusutan dan Dampaknya Bagi Laporan Laba Rugi” DISUSUN OLEH : Rambo Prima 165310795 DOSEN PENGAMPU : DIAN SAPUTRA, SE., M.Acc., Ak.CA JURUSAN AKUNTANSI S1 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM RIAU 2018 Metode Penyusutan Aktiva Tetap Pola penggunaan aktiva berpengaruh terhadap tingkat keausan aktiva, yang mana untuk mengakomodasi situasi ini biasanya dipergunakan metode penyusutan yang paling sesuai. Berikut ini adalah beberapa metode penyusutan aktiva tetap. Metode Penyusutan Garis Lurus (Straight Line Method) Metode penyusutan garis lurus (straight-line) mengalokasi biaya aset pada masa manfaat berdasarkan beban periodik yang sama. Metode penyusutan ini dimana beban penyusutan aktiva tetap per tahunnya sama hingga akhir umum ekonomis aktiva tetap tersebut. Metode ini termasuk yang paling luas dipakai. Contoh soal : Pada tanggal 15 April 2012 dibeli sebuah mesin dengan harga perolehan 40.000.000 Usia kegunaan mesi...